DTSEN adalah singkatan dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, sebuah basis data tunggal yang mengintegrasikan informasi sosial ekonomi seluruh penduduk Indonesia dari berbagai sumber seperti DTKS, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), hingga sensus BPS. Sistem ini digunakan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pemberdayaan agar lebih akurat dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat miskin dan rentan.
- Meningkatkan Ketepatan Sasaran
Memastikan bantuan sosial dan program lainnya mencapai masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
- Menjadi Basis Data Utama
Menggantikan DTKS dan basis data sosial lainnya untuk menciptakan data yang lebih terintegrasi dan komprehensif.
- Wujud dari Satu Data Indonesia:
Merupakan bagian dari strategi nasional untuk mewujudkan Satu Data Indonesia yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Cakupan Data
DTSEN memiliki cakupan yang lebih luas karena menggabungkan berbagai data sosial ekonomi, sedangkan DTKS berfokus pada data kesejahteraan sosial.
- Basis Data
DTSEN berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan membagi masyarakat dalam berbagai desil (tingkat kesejahteraan), yang memungkinkan identifikasi masyarakat miskin ekstrem dan rentan secara lebih detail.
- Tepat Sasaran
Data yang akurat menjamin bantuan tepat diberikan kepada yang berhak.
- Transparansi dan Akuntabilitas
Mencegah duplikasi data dan memastikan keadilan.
- Efisiensi Anggaran
Mengurangi kebocoran dan pengalokasian dana secara lebih efektif.
- Pemutakhiran Berkala
Data diperbarui secara berkala (misalnya, setiap tiga bulan) untuk menjaga validitas data penerima manfaat